Negeri kita!

April 16th, 2007 by harokah

Negeri Kita……

Negeri yang paradoks………………

Tempat kebohongan dan kejujuran berperang….

Tempat kejahatan dan kebaikan bertanding…..

Tempat koruptor dan filantropi bersaing….

Tempat kebahagiaan dan kesedihan bergiliran….

Negeri kita…..

Perang dan Damai berjuang demi kejayaan

mencari kebenaran sendiri….

tanpa peduli harga diri

negeri kita…..

Si Kaya menginjak si miskin

Majikan memperkosa pembantu

pengusaha memeras buruh….

negeri kita…..

Padang kukurusetra…….

ajang pertempuran terakhir….

Si Baik Melawan Si Jahat….

Si Adil melawan Si Zholim

Si Jujur melawan Si Munafik

siapa yang akan menang?

Kita yang akan menjawabnya…

Jakarta, 17 April 2007
untuk rekan-rekan seperjuangan dimanapun kau mengabdi…
Jangan penah berhenti mencintai sesama dan mempertahankan idealisme

Terimakasih Sahabat-Sahabatku

March 25th, 2007 by harokah

hari Jumat tanggal 23 kemari aku resign dari kantorku yang lama.. seperti biasa setelah sholat jum’at.. aku kembali ke kantorku… tiba-tiba aku melihat sebuah bingkisan (kado) coklat tergeletak di mejaku…… ternyata hadiah itu dari rekan-rekan sekerjaku di editor divisi IPS…. terharu aku menerima hadiah itu….. bagaimana tidak….. aku baru tujuh bulan bekerja di kantor itu dan mereka telah menganggap aku sebagai bagian dari keluarga mereka…. padahal yang sudah bertahun-tahun kerja ketika keluar tidak ada hadiah itu mereka….. sebuah persahabatan yang tulus menurutku….

lalu teman-temanku menyuruhku membuka kado itu dan isinya, yaitu sebuah kemeja abu-abu, kaos kaki kerja, kaos singlet, dan dasi….. (kayanya mereka tahu aku ngga punya kemeja bagus, kaos kaki lamaku yang warnanya putih ngga cocok buat kerja, aku juga jarang pake singlet, dan dasiku hanya satu itupun baru beli kemarin)… ya aku paham bahwa mereka berharap ditempatku yang baru aku harus tampil rapih dan pake dasi karena ketentuannya seperti itu.. mereka tampaknya ngga mau ngeliat aku seperti sekarang.. pakaianku awut-awutan, keluar mulu (pokoknya ngga rapih deh) he..he………… sekali lagi makasih ya teman-teman……….

spececial thanks buat…

1. Mas Bagus senior editor sejarah yang telah mentransfer ilmunya kepada gw dan sering nganterin gw ampe pasar rebo… thanks buat semuanya…………

2. Tiwi editor ekonomi dan sahabat yang oke banget…. maaf sering ngerepotin…… terimakasih sarapan koko krounch dan susu coklatnya setiap pagi…

3. Indah…… anak MIPA UI yang selalu bermimpi jadi artis top… so sweet…… lo sahabat yang mampu membangkitkan sisi-sisi lain dalam kepribadian gw… pesan gw.. jangan pernah takut berubah tapi tetap jadi diri lu sendiri……..

4. Mba Estu….supervisor yang berhasil membimbing "anak-anaknya" dan mempejuangkan kepentingan kami sebagai buruh……

4. Mas Dwi…. terimakasih atas kos-kosannya yang selalu kutempati ketika harus lembur…….. jangan lupa main kerumahku..

5. Om Kautsar….. Sarjana S-2 UGM……kapan mo nikahnya???? btw thanks atas ilmunya……

6. Mba Friska…. terimakasih atas Pocari sweatnya selama di ganesha…. jangan lembur mulu… mo ngejar target ya..he..he…

7. Nurul….. editor agama Islam…….wahai kaum JIL bertobatlah… he..he… terimakasih telah memberikan nuansa lain dalam kehidupan ini……sori belom sempet kerumah ente…..

8. Mas Halim.. wah udah mo punya anak ya….. keep in touch……

9. Umam… tetap semangat…

10. Yudi…emang.. di Ganesha hanya boleh ada satu Yudi

trus thanks juga buat..

1. Pak Subi atas kesediaannya mengizinkan pemberontak ini bekerja di Ganeca..

2. Mba Tika… terimakasih udah ngurusin makanan lembur gw……

3. Para Setter yang udah bantu gw selama ngerjain naskah sejarah.. Rissa, mas Ovan, mas prio, Rendro, dll…… sori sering ngerepotin…………

4. Girl on top (para setter perempuan di Ganeca)… Mira, Indri dll…..

5. Akhwat-akhwat editor di MIPA dan teman satu KR ( Mba Amel, Rani, Mba Ayu, Mba Kiki, mba andri, Mba Nova  dan lain-lain). trus editor-editor bahasa Asep dan Mardiyah dkk… Maaf atas kesalahan ane….

6. Yitno… satu-satunya perjaka di Mipa… he..he..

7. Anak-anak Editor DAK…. Jo, Mba Nita, dan INa

8. rekan-rekan seperjuangan yang telah lebih dulu pergi…

Egi, Mas Herdy, Nawang, dan Mas Novan..

9. Seluruh staf dan karyawan Ganeca mulai dari marketing, keuangan, ampe Buruh-buruh yang ngga bisa gw sebutkan satu persatu….. thanks atas pertemanannya selama ini.. maafkan atas segala kesalahan kata dan perbuatan baik yang disengaja maupun tidak telah menyakiti kalian….

Bangkit lawan dan hancurkan Tirani……

kenangan bersama kalian menjadi salah satu kenangan indah dalam hidupku…

Tahun Baru 1428 Hijriah

January 18th, 2007 by harokah

    Tidak terasa malam ini  menurut  kalender  Islam  adalah  malam pergantian tahun.  Tahun 1427 Hijriyah  telah  meninggalkanku  dengan begitu banyak kenangan baik suka maupun duka.. baik pribadi maupun publik……begitu banyak harapan-harapan dan cita-cita serta idealisme yang belum teraplikasikan pada tahun lalu dan kini tahun itu telah pergi seiiring detik-menit-jam-hari-bulan dan tahun yang mengiringinya. setahun itu tidak akan pernah kembali begitu juga tahun-tahun sebelumnya……

    Tahun 1428 H telah di depan mata. begitu banyak harapan dan cita-cita yang ingin kucapai ditahun ini…………yang jelas aku ingin tahun ini lebih baik dari pada tahun lalu baik bagi diriku sendiri maupun bangsaku……karena jika sama seperti tahun lalu bukankah aku orang yang merugi.. bahkan kalo lebih buruk dari tahun lalu aku termasuk orang yang celaka………

    Oleh karena itu aku harus merefleksi diriku sendiri… apa saja yang telah kulakukan…. baik untuk diriku sendiri, keluargaku, tetanggaku, bangsaku dan agamaku….Tahun depan aku hanya berharap supaya aku bisa menjadi manusia yang berguna bagi sesamanya dan tetap dijalan idealismeku

Indonesiaku Ayo Bangkit!!!!!.

January 1st, 2007 by harokah

sTahun 2006 telah berakhir. catatan-catatan kelam mulai dari buruknya penanganan bencana alam, meningkatnya angka pengangguran hingga penindasan buruh  menjadi lintasan sejarah tahun itu. lupakan masa lalu dan jadikan itu sebagai pelajaran sekarang saatnya Indonesia bangkit …. seluruh rakyat harus bersatu untuk menjadikan bangsa Indonesia lebih bermartabat. kita canangkan  2007 sebagai tahun kebangkitan bangsa Indonesia… hidup rakyat Indonesia.

Umat Islam Poso Tenanglah!!!!

October 29th, 2006 by harokah

saudaraku umat Islam di Poso kembali di uji………… bagaimana tidak ketika umat Islam dibelahan bumi lain sedang merayakan hari kemenangan, salah satu pesantren di Poso dikepung oleh oknum yang tidak bertanggung jawab… bahkan satu orang mati syahid……
tentu saja hal ini membuat umat islam terutama di Poso marah. dan jika umat Islam sudah marah.. siapakah yang akan mampu melawannya…….

saudaraku bersabarlah.. kalian jangan gegabah… tenang. sejukkan hati…. pelajari kondisi.. ada beberapa kejanggalan-kejanggalan yang harus harus kita waspadai bersama..
pertama…
masih ingat tragedi ambon…. tragedi memilukan itu terjadi ketika saudara kita tengah merayakan idul fitri tahun 1999… dan sekarang setan-setan itu juga memanfaatkan momentum ini untuk memprovokasi kita…

kedua…….
pada awal-awal kerusuhan di Ambon dan Poso tahun 199-2002, mereka langsung menyerang kita tanpa persiapan apa-apa. sehingga dengan mudah anak-anak.perempuan, ibu-ibu, orangtua.. dan pemuda muslim pasti mereka bantai.. tetapi ketika mampu mengorganisasi diri dan balik melawan untuk berjihad demi mencari mati syahid dan kemuliaan.. mereka terkejut.. kuantitas dan  kualitas kita begitu besar… sehingga mereka ketakutan dan balik menyerang kita dengan propaganda-propaganda palsu.. sehingga malah kita yang dipersalahkan oleh aparat, pemerintah, maupun negara-negara asing yang dibelakangnya ada Israel si anak setan dan bapaknya setan yaitu Amerika …..

ketiga…..
agama Islam kita tercinta … mengajarkan kedamaian… kita tidak akan berperang sebelum kita diperangi…. dan ketika kita berperang pun kita punya aturan.. tidak boleh membakar rumah ibadah, membunuh anak-anak, perempuan, dan orangtua… mencincang daging musuh…bahkan kita tidak boleh mencabut sebuah pohon.. tetapi sekarang ada upaya penghancuran imej tersebut diposo.. ada pembunuhan terhadap pendeta.. pemenggalan kepala tiga orang siswi. dan pembakaran gereja…. dan tentu saja pasti umat Islam yang dituduh pelakunya…..padahal kita tidak akan melakukan perbuatan senista itu..

saudaraku… kita harus arif bertindak… tunjukkan Islam sebagai rahmatan lil alamin….
provokator-provokator itu ingin mengadu domba antara kita dengan umat lainya..
sehingga nanti akan tercipta perang saudara antara umat Islam VS kristen, perang salib, dan perang sabil…
sesuatu yang harus kita hindari.. bukan berarti karena kita takut tetapi karena kita tidak ingin negeri kita hancur…. dan kita tahu bahwa ada dalang-dalang yang ingin kita dan negara kita hancur…

jadi sekali lagi bersabarlah………jangan bertindak anarkis yang akan merugikan kita semua
Allah SWT selalu bersamamu saudaraku…

Ramadhan Terakhir…………..

October 25th, 2006 by harokah

Ramadhan telah berlalu.. dan Lebaran juga telah hilang……..

hari-hari ke depan  saat yang paling menentukan apakah kita sukses atau tidak dalam menjalankan ibadah ramadhan kita… karena….. kita tidak pernah tahu apakah kita bisa bertemu dengan Ramadhan bulan penuh berkah dan kemuliaan……………… semoga pasca ramadhan semangat (Ghirah) kita dalam menegakkan amar maruf nahi mungkar semakin meningkat dengan ruh dan kekuatan baru yang kita dapatkan dari Ramadhan……….Allahu Akbar

Usiaku, perjuanganku, dan idealismeku..

September 28th, 2006 by harokah

tidak terasa kini usia ku telah mencapai 23 tahun.. sebuah usia yang sudah menginjak fase ketiga dalam hidup…. tidak terasa juga inilah ulang tahun pertama kali ku setelah melepaskan diri dari kampus yang penuh dengan nuansa perjuangan.. tetes air mata, cucuran keringat, dan derasnya darah telah menjadi memori treindah dalam hidupku yang penuh dengan warna-warni hidup dan konflik…. sebuah hidup yang memang sengaja aku pilih untuk memantapkan hati nuraniku, jiwa mudaku, dan intelektualitasku……………waktu demi waktu tidak terbuang percuma demi pengabdian kepada rakyat, perjuangan pendidikan murah, dan cintaku kepada sesama…………
sehingga aku tidak punya waktu untuk diriku sendiri dan orang-orang terdekat denganku. Alhamdulillahnya.. Ibu telah merelakan darah juangku untuk mengambil jalan hidup yang aku pilih, terimakasih bunda…………….sementara sahabat-sahabat ku tercinta selalu memperhatikanku, menanyakan kondisiku, bahkan ada yang sering membawakan aku makanan dari rumahnya.. aku tidak tahu berapa pulsa mereka baik hp maupun telepon rumah karena mereka sering menelepon HPku hampir berjam-jam…………  terimakasih sahabat…..cinta kalian memberikan aku tentang sisi lain kehidupan yang belum pernah kurasakan…

ya itulah realitas perjuangan idealismeku kampusku………………..sebuah perjuangan yang memadukan perjuangan akademis dan menjadi aktivis…… sebuah perjuangan yang hanya 4, 5 tahun kurasakan………….

tetapi demi waktu yang terus berlalu. kini aku harus hidup di tengah dunia nyata yang godaannya lebih kejam dari pada godaan dikampus… Jakarta keras bung.. benar-benar telah kurasakan dalam hidupku…….. aku melihat sebuah dunia yang penuh dengan kemunafikan-kemunafikan….. aku melihat sendiri teman-temanku jatuh ke dalam pelukan-pelukan kapitalis atau menjadi opportunis-opportunis………

banyak yang menjadi skrup-skrup kapitalis, atau yang menggunakan jabatan mereka ketika dikampus untuk mendapat beasiswa s-2 ke luar negeri.. sebuah hal yang menurutku ironis……………………………………………………………………………………………………………….

sementara kini aku seperti alien……….. aku merasa terasing ketika aku bicara idealisme ketika yang lain bicara kapitalisme…….. aku merasa terasa asing ketika berbicara perjuangan ketika yang lain bicara uang………..aku merasa asing ketika bicara cinta ketika mereka berbicara tentang Dugem dan clubbing………….
aku merasa asing dengan dunia…………………………
apakah aku yang diasingkan atau aku yang mengasingkan diri……..
apakah aku harus berubah karena……..
ada adagium jangan takut untuk berubah…. tapi berubah ke arah mana???
ada teori bahwa kita ngga bisa makan idealisme…
ada ejekan bahwa idealisme telah mati…
sebuah hal yang mengingatkanku pada seniorku yaitu gie bahwa lebih baik kita diasingkan dari pada menyerah kepada kemunafikan…………….

tetapi sudahlah semua itu akan terus menjadi teka-teki dalam kehidupan………….yang akan terus ku cari jawabannya.. sebuah jawaban yang entah kapan ku dapat jawabnya…

kini diumur ku yang ke-23.. aku hanya berdoa semoga aku dan sahabat-sahabatku, serta semua manusia idealis tetap konsisten di jalan dakwah…..sebuah jalan yang tidak berujung didunia………….tetapi pasti diakherat….amin………..

dari penulis

September 13th, 2006 by harokah

assalamualaikum……….

sebenarnya novel ini ada 13 episode sehingga masih banyak episode lainnya yang belum dilepas ke BLOG.. misalnya episode 3 dengan judul Sahabat Sejatimu, dan episode 6… Ketegaran Seorang Bi……., episode ke 7 Ukhuwah yang lebih utama…  atau episode 9 Pilih Mana: Cinta Allah atau Cinta Manusia?yang terakhir saya lepas ke blog sebenarnya episode 10…tapi karena "satu dan lain hal" dengan sangat terpaksa tidak bisa dilanjutkan….]

kalo penasaran, nanti beli aja novelnya Insya Allah 100% keuntungannya akan diberikan kepada organisasi kemahasiswaan di  UI agar mereka bisa mempunyai dana yang cukup bagi pergerakan mahasiswa ke depan agar bisa membentuk indonesia baru yang adil, makmur, dan sentosa dalam lindungan Allah SWT.. amin. doain juga ada penerbit yang mo nerbitin secepatnya… karena naskahnya dalam proses editing.. wassalam

Cinta Ikhlas pasti akan datang………

September 13th, 2006 by harokah

Episode 3… Berkah yang tidak terduga………….

“Yakinlah bahwa pertolongan Allah pasti datang, jangalah kau menyesali takdir yang Allah berikan”

            Sementara itu, di sebuah rumah mewah di bilangan Pondok Indah, tampak seorang gadis sedang bersimpuh di atas sajadah panjang. Gadis itu tampaknya sedang menangis… Apa gerangan yang membuat dia menangis…..? apakah karena masalah harta atau cinta?..

            Kalo masalah harta, gadis yang bernama Raden Roro Anindia Putri Ananta itu pasti tidak kekurangan dimakan tujuh turunan.. Gadis yang suka memakai jilbab pinky itu anak tunggal orang terkaya kelima menurut majalah tempo.. keturunan darah biru lagi.. Ayahnya, Raden Setrajoyo adalah pemilik perusahaan penerbitan majalah. Sementara, ibunya Kinanti Sasmita adalah ketua umum Ormas Perempuannya Partai Banteng dan anggota DPR…

 

            Anin pujaan para mahasiswa dikampusnya itu, bagaimana tidak gadis yang sudah empat tahun ini mendapat hidayah untuk menutup auratnya ini begitu canti, langsing, rupawan, jelita… pokoknya seperti bidadari turun dari langit… . Anin sempat menjadi model majalah Aneka… tetapi ketika ia memakai jilbab.. orderan untuk menjadi model tetap ada… Ia kini menjadi model majalah Muslimah… disinilah ia juga sempat akrab dengan Bi karena Bi juga pernah tiga kali menjadi model Muslimah.

            

            Walaupun menjadi model, Anin tidak melupakan kuliahnya ia bahkan menguasai lima bahasa yaitu, Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, dan, Arab…Subhannallah, walaupun keluarganya sekuler, ia hafal tiga juz Al-Quran, ia bahkan sempat menjadi juara ke-2 Mapres di sastra, ia kalah dari Abimanyu yang menjadi juara satu dan kemudian menang di UE dan kemudian menang di tingkat nasional………

            

            Tetapi pengalaman Anin yang paling membahagiakan dirinya dengan Abi adalah ketika Baksos untuk korban bencana kelaparan di Sukabumi…Ia melihat bagaimana mereka berdua ngecrek di jalan-jalan.. naik dan turun bis… tampak menghiraukan panas.. sebenarnya Bi melarang dia untuk ikut, karena Bi ngga mau kulitnya terbakar matahari dan menajdi hitam.. tetapi ia memasak ikut…

            Ia juga kagum ketika aksi-aksi demo.. Abi dengan orasi-orasinya mampu membakar emosi masa.. dan yang paling mengharukan adalah ketika Abi yang waktu itu ingin membayar uang kuliah, tiba-tiba memberikan uangnya kepada temannya yang waktu itu sedang membutuhkan uang karena ibunya sakit..

            

            Dengan segala kenangan indah bersama Abi, ia ingin menikah dengan Abi walaupun ia tahu kondisi Abi yang miskin. Ia menerima Bi apa adanya.. kemudian ketika ia tahu bahwa Bi akan menikah dengan anak kedokteran ia sedih…. Dan yang lebih menyedihkan adalah bahwa ternyata Bi tidak jadi menikah dan sekarang Bi sedang frustasi……. Ia masih menyimpan rasa cintanya pada Bi, oleh karena itu ia berdoa kepada Alah jalan terbaik untuk mereka berdua…

            

            Setelah berpikir.. akhirnya ia memutuskan untuk berbicara kepada Ayahnya… agar ia bisa merealisasikan impiannya untuk menikah dengan Bi……… Ayah dan ibunya nanti sore akan pulang dari

Paris

.. dan malamnya ia akan berbicara kepada ayahnya…….dan rencananya ia sendiri yang akan menjemput ayahnya…

            Lalu ia bangun dan  bersiap-siap menjemput ayahnya. Dengan mengendarai mobil Toyota Altis, mobil yang selama tiga tahun ini menemaninya kuliah, ia lalu menjemput ayah dan ibunya ke bandara Soekarno-Hatta…………….

Rumah Anin pukul 19. 30..

Diner….

            “Pah…” kata Anin, “Aku ingin menikah dengan Abi”.. ayahnya terkejut..”kenapa kamu ingin menikah sayang” tanya ayahnya.. “karena saya ingin secepatnya memiliki pendamping, bukankah menikah secepatnya itu sunah Pah”, jawab ayahnya.. “ayahnya kemudian berpaling kepada ibunya, “gimana Bu”,.. “ibu sih setuju aja.. memangnya siapa sih calonnya?”.. kata ibunya.. “ si Abi.. Bu..”, ooh seru kedua orang tuanya..

            

            Kedua orangtuanya memang telah mengenal Abi.. karena Abi sering berkunjung ke rumahnya.. baik ketika ada acara-acara jamuan makan maupun ketika abi ingin berdiskusi dengan ibunya ketika ada suatu permasalahan mendera bangsa ini…mereka mengenal Abi sebagai anak yang polos, idealis, dan alim.. mereka berdua pun setuju… Anin gembira dan kemudian memeluk orangyuanya dan mencium tangan keduanya.. “makasih pah..makasih bu..” kata Anin berseri-seri.”ingin rasanya ia secepatnya memberitahukan langsung kepada Abi.. tetapi karena waktu sudah malam ia mengurungkan niatnya……” dan hanya mengsms.. bahwa ia ingin bertemu besok dikosan abi jam 12 setelah kuliah selesai…….. 

            Esoknya setelah kuliah selesai ia langsung ke tempat Abi…………. Assalamualaikum Abi… “walaikumsallam”.. tampak Abi membukakan pintu “ ada apa Anin”.. “ Ayah mo ketemu kaka, sekarang”,… “Dimana, di Café Mario,”,, “kita bareng ka”.. “ya udah, kaka ganti pakaian dulu ya,”

            Kemudian mereka berangkat ke café Mario yang ada di Blok-M.. “Hallo Abi apa kabar, kata ayahnya… “Alhamdulliah, baik

Om

, Assalamualaikum”, jawab Abi, “

Om

juga baik”, akhirnya setelah berbasa-basi .. ayahnya mengutarakan keinginannya untuk menikahkan Abi dengan anaknya.. Bi kaget. Sementara, Anin tersipu-sipu malu. Bi tidak menyangka dalam hampir lebih dari sebulan ada dua kali ia mendapat kesempatan menikah.. ia bahagia sekali… perasaan sedihnya sudah mulai hilang… ia menatap Anin dengan tersipu-sipu juga…

            

            Ayahnya Anin mengatakan bahwa seluruh biaya pernikahan akan ditanggung olehnya dan pernikahanya akan dilakukan besar-besaran. Abi mengatakan tidak usah besar-besaran lebih baik biasa saja…….

Akhirnya Abi bisa bernafas lega……..

dua minggu kemudian mereka menikah…. Acara berlangsung meriah dengan tempat akad di nikah di mesjid UE, dan resepsinya di balairung UE…sementara, acara makan-makannya diadakan di danau UE, hadir sebagai saksi pernikahan adalah bapak Rektor UE dan Bapak Wakil Presiden……………. Seluruh panitia memakai jaket berwarna kuning,. Kedua mempelai saling menatap dengan harapan bahwa mereka berdua bisa membentuk keluarga sakinah, waromah dan mawadah… serta bisa membentuk keturunan yang akan menjadi generasi robbani di masa yang akan datang………… Allah memang maha adil…………..dan selalu memberikan jalan bagi hambanya yang bertakwah dan ikhlas di jalannya…….. tamat aja deh………

            

Abimanyu lagi Bingung…

September 13th, 2006 by harokah

Episode 2…..
Rabu pukul 19.05

    sudah dua hari Abimanyu tidak keluar dari kos-kosannya….hpnya dimatikan dan ia hanya makan mie saja..ia mengasingkan diri dari dunia luar…..
     Tiga hari lalu memang, ia merasa bisa melepaskan pikirannya dari bayang-bayang kehancuran hatinya.. tapi kini ia hancur-sehancurnya……ia tidak tahu mengapa ini bisa terjadi… ko sekarang ia tidak ikhlas…… tidak ada yang mampu memahami perasaan gundah gulananya sang Aktivis……..
   kenapa Abimanyu berubah…. kemanakah roh Bi sang aktivis yang biasanya selalu tegar, gagah, dan berwibawa… orang yang selalu berorasi dengan suara lantang ketika demo atau berani bertindak keras terhadap dekanat atau rektorat….. kenapa sekarang yang ada hanya sosok rapuh tanpa jiwa. yang paling parah adalah hal inin terjadi karena cinta.. Bi yang alim kenapa tiba-tibanya jadi tidak menerima takdir…
    Bi memang sedang marah terhadap dunia….marah kepada si Dia dan sahabat yang merebut si Dia….    tetapi kemarahan Bi tidak akan berarti karena Bi kini tinggal menghitung hari……ya memang ia harus memutuskan untuk datang atau tidak ke prnikahan si Dia yang tinggal tiga hari lagi…. tapi ia merasa ingin ambil jalan lain yaitu BUNUH DIRI………..sehingga lepas dari dunia fana ini

tetapi sebelum itu penulis juga lagi bingung gimana ending nih cerita…. kita masih punya waktu tiga hari buat si Abi…. ada yang bisa membantu… manakah jalan yang harus ditempuh BI??? apakah dia harus bunuh diri atau menghancurkan perkawinan si Dia atau tidak menikah seumur hidup atau menjadi sufi lari dari kenyataan hidup atau  nyari beasiswa keluar negeri??????
silakan coment anda….