Operasi Yustisi

Operasi Yustisi

Operasi Yustisi yOyk1ang digelar oleh Pemda DKI menjaring ribuan orang tanpa identitas. Hal ini benar-benar membuat saya terenyuh. Bagaimana tidak operasi ini jelas-jelas melanggar Hak Asasi Manusia untuk memperoleh pekerjaan di Jakarta. Apalagi Jakarta merupakan ibukota Indonesia artinya ibukota orang-orang Indonesia bukan Ibukota orang jakarta doang.

Para urban tersebut datang ke Jakarta hanya untuk mencari sesuap nasi tetapi kini usaha mereka dihalangi oleh razia yustisi. Bagi saya operasi Yustisi bukan merupakan solusi untuk permasalahan urbanisasi ke Jakarta. Memang banyak urban yang datang ke Jakarta tidak dengan skill yang memadai sehingga bisa berdampak pada kerawanan sosial, misalnya kriminalitas dan prostitusi.

      Tetapi, operasi bukanlah solusi kongkrit. Operasi ini paling hanya berlangsung sebulan selanjutnya tidak ada pengawasan lagi. sedangkan yang ditangkap atau didenda dengan tindak pidana ringan pasti tidak kapok. Begitupun jika dipulangkan, mereka pasti balik lagi ke Jakarta.

      Hal yang perlu dilakukan adalah menemukan solusi kongkrit mengatasi ketertinggalan daerah dari Jakarta. Jakarta memang merupakan magnet tersediri dengan menawarkan surga kemewahan disertai perputaran uang sebanyak 80% dari jumlah uang di Indonesia. Untuk itulah pemerintah harus bisa menemukan solusi konkrit atas permasalahan ini. Percuma ada otonomi daerah, percuma jika ada menteri yang mengurusi pembangunan di daerah tertinggal jika arus urbanisasi tetap tinggi. Pemerintah baik Pemda maupun pusat harus proaktif mengatasi permasalahan klasik ini yang jika tidak ditemukan solusinya makan akan menjadi siklus. Jangan sampai lagu siapa suruh datang Jakarta menjadi fakta yang menyakitkan bagi sebagian saudara kita satu bangsa dan satu tanah air. Merdeka

Leave a Reply